.jpg)
Sebuah kisah bercerita tentang seorang guru yang
berambisi menjadi kepala sekolah. Setahun ia
beradaptasi dengan pekerjaannya yang baru sebagai
tenaga pengajar. Selanjutnya ia terbenam dalam
rutinitas sehari-hari. Beberapa tahun kemudian
merasa bahwa waktu yang dilaluinya selama itu cukup
memadai untuk bekal mencari pekerjaan sebagai kepala
sekolah. Mulailah ia melamar dari tahun ke tahun
setiap kali ia mendengar lowongan untuk kepala sekolah
terbuka di kotanya. Namun, setiap kali melamar, ia
gagal. Sudah 15 tahun ia menjadi guru dan sudah lebih
dari 8 kali ia melamar. Kenyataan ini membuatnya gusar
: seorang guru lain yang menurutnya hanya
berpengalaman kerja tujuh tahun, berhasil menduduki
posisi yang ia dambakan.
Dengan marah, ia menelpon ketua yayasan sekolah yang
bersangkutan, " Aneh sekali kalau Anda menerima orang
tersebut, bukan saya," ia mencemooh. " Saya lebih
senior, Pengalaman saya 15 tahun, sedangkan ia hanya
tujuh tahun!!
" Oh Anda keliru," Ketua Yayasan itu menanggapi, " Ia
berpengalaman tujuh tahun. Kalau Anda, hanya satu
tahun yang diulang sebanyak 15 kali".
Hidup tidak diukur dari lamanya, tetapi dari isinya.
MIdia Sirait (Klub Pengembangan Kepribadian)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar